Breaking News

PEREDARAN BAHAN BAKAR YANG DIDUGA ILEGAL KIAN MARAK...!!!

MEDIA ROTASI, TANJAB TIMUR - Peredaran bahan bakar minyak yang diduga ilegal jenis pertalite  dan solar  kian marak di Kabupaten Tanjab Timur, khususnya diwilayah Kecamatan Nipah Panjang hingga ke Air Hitam Laut Kecamatan  Sadu.

Hampir disetiap pengecer emperan pinggir jalan rata-rata menyediakan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite. Yang jadi pertanyaan, dari mana pedagang mendapatkannya, sementara ketentuan Pertamina yang telah diberlakukan disetiap SPBU tidak dibenarkan membeli dengan menggunakan jerigen atau wadah. Sementara di kecamatan Nipah Panjang dan Sadu tidak dijumpai SPBU, hanya ada Pertamini yang menyediakan BBM jenis bahan bakar minyak.

Salah seorang pengecer bahan bakar minyak mengaku, permintaan bahan bakar jenis pertalite didaerah ini sangat tinggi, mengingat untuk kebutuhan BBM kendaraan roda dua dan roda empat milik  warga.

"Iya, kalau tidak ada minyak bagaimana warga mau beraktivitas sehari-hari, sementara untuk menggerakan motor perlu minyak, "ungkapnya.

Dia juga mengaku diKecamatan Nipah Panjang belum ada SPBU, meskipun ada Pertamina Shop yang menyediakan bahan bakar minyak. Itu belum mencukupi, "ucapnya lagi.

Dari sisi lain,masyarakat tentunya sangat terbantu dengan keberadaan minyak yang diduga dipasok secara ilegal tersebut.

“Sangat terbantulah bang. dengan kondisi SPBU yang belum ada di kecamatan ini. Kalaupun ada itupun di Rantau Rasau,"ujar warga lagi.

Sementara itu disisi lain, diduga ada oknum penyuplai BBM yang diduga ilegal ke sejumlah pengecer  yang ada di Kecamatan Nipah Panjang hingga kecamatan Sadu, dengan jumlah besar.

Diduga dalam satu bulan oknum penyuplai BBM yang diduga ilegal tersebut bisa memasok BBM hingga ratusan ton perbulannya. Jadi bisnis ilegal ini sungguh sangat menjanjikan. Walaupun tahu bahwa bisnis ilegal ini dilarang,sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Namun si oknum pemasok sepertinya sudah siap dengan segala sesuatunya. Itu terlihat dari aktifitas para mafia besar peredaran BBM ilegal ini,mereka berani beraktifitas melakukan bongkar muat di Pasar Nipah Panjang atau Ancol Nipah Panjang yang padat pemukiman warga untuk disalurkan ke Kecamatan Sadu dan wilayah lain,tanpa adanya rasa takut terhadap penegakan Hukum.

"Kadang tiap malam. Bongkar pakek mobil, puluhan galon dalam 1 mobil dan diangkut menggunakan gerobak ke Ancol" terang sumber yang tidak ingin identitasnya disebutkan menambahkan.

Sementara itu diduga BBM jenis Pertalite dan solar ini di datangkan dari Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi.
(Ardhy Nasution)

0 Komentar

Advertisement

Cari Berita Anda Disini

Close