MEDIA ROTASI, JAMBI - Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Provinsi Jambi 2026 resmi berakhir.
Ajang olah raga bagi kalangan wartawan yang berlangsung sejak 25 hingga 31 Agustus 2026 itu tidak hanya menjadi arena kompetisi antar atlet wartawan, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan dan pembinaan atlet PWI Jambi untuk menghadapi ajang olahraga wartawan tingkat nasional (Porwanas) yang di gelar di Bandar Lampung April 2927 mendatang.
Utusan Media ROTASI yakni Laimak dan Zainuddin yang turun di cabang olah raga tenis meja, berhasil menempati urutan kedua di Kategori single dan doble.
Untuk Kategori single, posisi pertama ditempati oleh Dedy Zamora dari Jambidaily.com, posisi kedua ditempati oleh Laimak dari Media ROTASI, sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Husni dari Media Jambiekspos com.
Dikategori pasangan ganda cabang tenis meja, Juara pertama ditempati oleh Dedy Zamora dan Husni, sedangkan posisi kedua ditempati oleh pasangan Zainuddin dan Rahman (DetektifSpionase.id). Adapun untuk posisi ketiga ditempatinoleh pasangan Laimak dan Nono wahyu Nugroho (RRI Jambi)
Porwada PWI Jambi ditutup oleh Wali Kota Jambi yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr H Mulyadi, S.Pd., M.Pd., di halaman Sekretariat PWI Provinsi Jambi, Jalan Jakarta, kawasan Ujung Kotabaru, Kota Jambi, Selasa (1/9/2026).
Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Jambi terhadap pelaksanaan Porwada SIWO PWI Jambi. Menurut dia, kegiatan olahraga yang melibatkan insan pers tersebut memiliki arti penting, bukan hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga dalam mendorong wartawan untuk tetap menjaga kebugaran dan sportivitas.
“Kami dari Pemerintah Kota Jambi mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada SIWO PWI yang sukses melaksanakan Porwada. Semoga atlet-atlet PWI mampu berjuang di tingkat nasional dalam ajang Porwanas tahun 2026 di Bandar Lampung,” ujar Mulyadi.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Jambi, H R Ridwan Agus Depati, mengatakan Porwada merupakan salah satu tahapan penting untuk menjaring atlet-atlet wartawan yang nantinya dipersiapkan memperkuat kontingen PWI Jambi pada ajang nasional.
Ia meminta para atlet yang berhasil meraih prestasi tidak berhenti pada kemenangan di Porwada. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi awal dari proses latihan yang lebih serius dan terukur.
“Saya berharap atlet wartawan yang sudah berjuang dan berhasil agar tetap berlatih bersungguh-sungguh untuk siap bertanding di ajang Porwanas mendatang,” kata Ridwan Agus.
Ia juga mengingatkan atlet yang belum berhasil meraih juara agar tidak menjadikan kekalahan sebagai alasan untuk menjauh dari organisasi.
Menurut Ridwan, kompetisi merupakan bagian dari proses pembentukan mental seorang atlet. Kekalahan, semestinya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan, sekaligus tetap menjaga kebersamaan di lingkungan PWI.
“Bagi atlet wartawan yang belum beruntung, jangan menjadikan kekalahan dalam bertanding sebagai cambuk dan momok untuk menjauhkan diri dari kebersamaan. Tetaplah dalam kesatuan dan kebersamaan berorganisasi di PWI,” ujarnya.
*KONI Dorong Pembinaan Berkelanjutan*
Dukungan terhadap pembinaan atlet wartawan juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi.
Ketua KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menilai Porwada SIWO PWI memiliki peran strategis karena menjadi wadah untuk menjaring sekaligus mempersiapkan atlet PWI menghadapi kompetisi nasional.
Mat Sanusi menyebut pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Prestasi olahraga, menurut dia, membutuhkan proses panjang, latihan berkelanjutan, dukungan fasilitas, serta pendanaan yang memadai.
“Pembinaan atlet tidak gampang dan tidak instan untuk mencapai satu prestasi di bidang olahraga,” ungkapnya.
Karena keterbatasan anggaran, Mat Sanusi mendorong pengurus SIWO PWI Jambi untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mencari dukungan dari pihak swasta melalui pola bapak angkat.
“Saya mengimbau kepada pengurus SIWO PWI, mari bersama-sama karena SIWO juga di bawah naungan KONI. Meski anggaran yang tersedia sangat minim, kita mencari bapak angkat untuk membiayai dan membangun kegiatan olahraga di Provinsi Jambi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberlanjutan pembinaan atlet menjadi pekerjaan berikutnya setelah Porwada selesai. Kompetisi hanya menjadi tahap awal, sementara peningkatan kemampuan atlet membutuhkan program latihan yang konsisten dan dukungan sarana olahraga.
Porwada SIWO PWI Provinsi Jambi 2026 mempertandingkan dua cabang olahraga, yakni domino dan tenis meja. Sementara cabang catur yang semula direncanakan masuk dalam agenda akhirnya batal karena sepi peminat. (jack).
0 Komentar