MEDIA ROTASI, SUNGAI PENUH — Warga Desa Sumur Anyir, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, digemparkan dengan penemuan seorang pria bernama Ardi (24) dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi rumahnya, Minggu (13/09/2026) sekitar pukul 16.40 WIB.
Ardi yang sehari-hari bekerja sebagai sopir tersebut pertama kali ditemukan oleh istrinya, Aulia (24), setelah pulang berbelanja dari Pasar Sungai Penuh.
Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIB, Jaya Putra (42), salah seorang warga, sempat melihat Ardi sedang menggendong anaknya. Ardi kemudian masuk ke dalam rumah dan memanggil istrinya yang saat itu masih berada di pasar.
Setelah selesai berbelanja, Aulia pulang ke rumah. Saat menuju kamar mandi, ia mendapati suaminya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Panik melihat kondisi tersebut, Aulia langsung keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan itu, Jaya bersama warga lainnya segera mendatangi rumah korban.
Warga kemudian membantu mengevakuasi Ardi dari kamar mandi dan membawanya ke RSU Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh menggunakan sepeda motor.
Setibanya di rumah sakit, korban langsung dibawa ke ruang UGD untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, dokter jaga menyatakan Ardi telah meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Ritonga, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya di kamar mandi. Selanjutnya, warga setempat membantu mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit,” ujar AKP Ritonga.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Kerinci bersama anggota, personel Pamapta, Sat Intelkam, Unit Intel, serta Unit Reskrim Polsek Sungai Penuh mendatangi lokasi kejadian dan rumah sakit.
Pihak RSU Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh kemudian melakukan visum et repertum, berupa pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
Setelah pemeriksaan dilakukan, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan tidak ingin melanjutkan penanganan lebih lanjut kepada pihak kepolisian.
Atas permintaan tersebut, keluarga membuat surat pernyataan sebagai bentuk penolakan autopsi dan permintaan untuk tidak melanjutkan proses penanganan.
Setelah seluruh pemeriksaan selesai, jenazah Ardi diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di kediaman orang tua korban di Desa Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penanganan sesuai prosedur. Sementara penyebab pasti meninggalnya Ardi masih dalam proses penyelidikan.(AP)
0 Komentar